IKADIM Gandeng Kemnaker RI: Dorong Peningkatan Produktivitas dan Kompetensi Tenaga Kerja

Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli dan Ketua Presidium Dr. Eric Hermawan (Foto: ist)
JAKARTA – Ikatan Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), Selasa (19/8/2025).
Pertemuan dipimpin langsung Ketua Umum IKADIM, Dr. Jazuli Juwaini, MA, bersama Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, menghasilkan kesepakatan kolaborasi besar untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Dr. Jazuli menegaskan bahwa IKADIM, dengan lebih dari 3.000 anggota doktor dan profesor manajemen, siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
“Kami percaya peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja adalah kunci memenangkan persaingan global. IKADIM siap bersinergi dengan Kemnaker RI untuk mewujudkan SDM unggul Indonesia,” ujarnya.
Dr. Jazuli menekankan pentingnya kesiapan menghadapi Bonus Demografi menuju Indonesia Emas 2045. IKADIM siap turun langsung melalui berbagai program terobosan, baik di bidang pendidikan, riset, maupun pengembangan standar kompetensi.
Dari pertemuan tersebut, disepakati tiga agenda besar kerja sama strategis, yaitu:
1. Rumusan SKKNI Level 8–9. IKADIM menyerahkan draft Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia untuk dibahas bersama tim Kemnaker.
2. Penguatan Polteknaker se-Indonesia. IKADIM siap mendukung penyediaan tenaga pengajar profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan di Politeknik Ketenagakerjaan.
3. Kolaborasi Riset Ketenagakerjaan. IKADIM dan Kemnaker akan mengembangkan riset pasar kerja, produktivitas, dan transformasi ketenagakerjaan sebagai basis kebijakan berbasis riset (evidence-based policy).
Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, menyambut baik langkah ini dan menekankan pentingnya sinergi akademisi, praktisi, dan pemerintah.
“Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mencetak tenaga kerja unggul, adaptif, dan kompetitif, sehingga memperkuat daya saing Indonesia di kancah global,” ungkapnya.
Pertemuan berlangsung produktif dengan kehadiran jajaran pejabat Kemnaker, antara lain Sekjen Dr. Cris Kuntadi, Stafsus Menteri Prof. Dr. Sukro Muhab, serta Dirjen Binalavoktra Agung Nur Rohmad.
Sementara dari IKADIM hadir Ketua Umum Presidium Dr. Jazuli Juwaini, Ketua Presidium Dr. Eric Hermawan, Wakil Ketua Umum Dr. Indra Fahrizal dan Dr. Dominica Dini Afiat, Sekjen Dr. Danang Aziz Akbarona, Ketua Harian Dr. Abdul Wahab Samad, Bendum Dr. dr. Nurhaidah, Ketua Bidang Dr. dr. Sudi Astono dan Wasekjen Dr. Edi Sunyoto.
Kesepakatan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pembangunan ketenagakerjaan Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*)