Pacu Perahu Kroman di Pantai Kwanyar, DPRD Minta Pemkab Bangkalan Beri Perhatian
Anggota DPRD Bangkalan, Sonhaji hadiri pembukaan adu pacu perahu kroman di Kwanyar (Foto: istimewa/PM)
Bangkalan (pojokmadura.id) – Tradisi adu pacu perahu kroman kembali digelar masyarakat Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (30/8/2025).
Ketua Nelayan Kecamatan Kwanyar, Sihab, menjelaskan bahwa perlombaan berlangsung sehari dengan jarak tempuh sekitar dua mil dari bibir pantai.
Tahun ini, sebanyak delapan peserta dari wilayah setempat ikut ambil bagian memeriahkan adu pacu kroman.
“Peserta tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun semangat masyarakat untuk menjaga tradisi tetap tinggi,” kata Sihab.
Adu pacu perahu kroman yang digelar secara swadaya masyarakat ini menjadi tontonan menarik bagi warga pesisir.
Sorak-sorai penonton mengiringi jalannya perlombaan, menambah suasana kemeriahan perayaan HUT RI.

Anggota DPRD Bangkalan dari Fraksi PPP, Sonhaji, hadir langsung dalam pelaksanaan lomba memberikan apresiasi pelestarian tradisi maritim yang sudah menjadi warisan leluhur.
Ia menilai, pemerintah daerah perlu memberikan dukungan agar lomba ini bisa berkembang menjadi daya tarik wisata.
“Lomba pacu perahu kroman adalah kearifan lokal yang patut dilestarikan. Sayangnya, kegiatan ini tanpa sentuhan pemerintah. Padahal, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi salah satu ikon wisata Bangkalan,” ujar Sonhaji.
Sonhaji berharap, Pemkab Bangkalan dapat memasukkan lomba pacu perahu kroman ke dalam agenda budaya resmi daerah, sehingga keberadaannya tidak hanya lestari, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. [rusdi]