Gedung SD di Bangkalan Ambruk

Material gedung SDN Kajuanak 4 Ambruk (foto: SS/PM)

Bangkalan (pojokmadura.id) – Proses belajar mengajar di SDN Kajuanak 4, di Dusun Patapan Desa Kajuanak, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan berubah dramatis.

Ruang kelas yang menampung murid kelas 1 dan kelas 2, ambruk pada Senin malam (24/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.

Suara runtuhan yang menyerupai gemuruh membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Kohir, warga setempat, mengira terjadi ledakan. “Keras sekali suaranya. Kirain ada sesuatu jatuh besar. Ternyata ruang kelas roboh,” ungkapnya.

Saat warga tiba, bangunan sudah rata dengan tanah. Genteng, kayu, dan pecahan dinding berserakan di lantai.

Beruntung, tidak ada korban jiwa saat kejadian ambruknya gedung.

Kepala Sekolah SDN Kajuanak 4, Ningsih, mengaku sudah lama khawatir dengan kondisi gedung tersebut. 

Dinding yang retak makin melebar, dan bagian atap tampak melengkung seperti menunggu waktu tumbang.

“Itu ruang selatan yang dipakai dua kelas. Sudah lama mengkhawatirkan,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Sebelum peristiwa ambruk, pagi hari itu ia memindahkan seluruh murid ke rumah warga tepat di depan sekolah, karena khawatir ambruk.

“Saya takut terjadi apa-apa. Ternyata benar, malamnya ambruk. Kalau siang dan ada anak-anak di dalam, saya tidak sanggup membayangkannya,” ucapnya.

Saat ini, sebanyak 104 murid SDN Kajuanak 4 harus berdesak-desakan di tempat penampungan darurat. 

Dua rombongan belajar kini resmi berada di rumah warga untuk sementara, sembari sekolah memastikan ruang lain juga aman dipakai.

Menurut Ningsih, pihak sekolah tak pernah tinggal diam. Mereka berulang kali mengajukan perbaikan gedung ke pemerintah. Namun rehabilitasi baru dijadwalkan tahun 2026.

“Kondisinya sudah terlalu rapuh. Tidak mungkin menunggu tahun depan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan agar anak-anak bisa kembali belajar dalam ruang kelas yang aman dan layak.

“Yang penting mereka tetap belajar. Tapi keselamatan adalah yang utama. Kami mohon perbaikan dipercepat,” tutupnya. [rus/red]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id