Kejar-kejaran, Terduga Pencuri Hewan Tewas Ditembak Polisi 

Dua petugas polisi dan terduga pelaku pencurian hewan terekam CCTV warga saat hendak ditangkap (foto: screenshot)

Bangkalan (pojokmadura.id) – Aksi kejar-kejaran antara polisi dengan terduga pelaku pencuri hewan berakhir tragis di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. 

Seorang pria berinisial A-M tewas setelah ditembak polisi karena nekat menyerang petugas dengan senjata tajam.

Peristiwa menegangkan itu terjadi pada Jumat (12/12/2025) malam dan terekam kamera CCTV warga. 

Dalam rekaman yang kemudian viral di media sosial, terlihat dua anggota Resmob Polres Bangkalan memburu pelaku yang berusaha kabur menyusuri jalan desa.

Situasi berubah berbahaya ketika pelaku tiba-tiba berbalik arah dan menyerang petugas. 

Polisi sudah berulang kali memperingatkan agar pelaku tiarap dan membuang senjata. Namun, peringatan itu diabaikan. Pelaku justru semakin agresif.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama menyebutkan, petugas sempat mundur sambil melepaskan tembakan peringatan ke udara. 

Namun pelaku tetap menyerang dan melukai Briptu Khoirul Mufid dengan dua sabetan senjata tajam.

Dalam kondisi terdesak dan demi menyelamatkan diri, petugas akhirnya melepaskan tembakan terarah ke tubuh pelaku. 

A-M langsung tersungkur dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Jenazah pelaku kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Dari data kepolisian, A-M diketahui sebagai residivis kasus pencurian yang sudah tiga kali keluar masuk penjara. 

Ia kembali beraksi bersama rekannya berinisial S-N, yang lebih dulu menyerah saat lokasi penggerebekan dikepung petugas.

Polisi menyebut, ini merupakan upaya penangkapan keempat terhadap A-M. Kali ini, pelaku memilih melawan hingga berujung tindakan tegas.

“Tindakan tersebut terpaksa dilakukan demi keselamatan petugas dan warga sekitar,” tegas pihak kepolisian. [rus/red]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id