Tembak Mati Maling Hewan, PKDI Bangkalan Apresiasi Kinerja Polisi

Pengurus PKDI Bangkalan saat pelantikan di Pendopo Agung (foto: rusdi/PM)

Bangkalan (pojokmadura.id) – Petugas kepolisian Polres Bangkalan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan masyarakat. 

Upaya itu terlihat dari pengungkapan kasus pencurian hewan ternak yang berujung tewasnya satu pelaku saat penangkapan di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Bangkalan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/12/2025) malam. 

Seorang terduga pelaku pencurian hewan berinisial A tewas setelah melakukan perlawanan sengit saat hendak ditangkap petugas.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono menjelaskan, operasi penangkapan melibatkan sekitar sembilan personel Satreskrim Polres Bangkalan. 

Polisi mulai bergerak sejak Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB, memburu tiga terduga pelaku yang menggunakan mobil Suzuki Carry.

“Salah satu pelaku merupakan residivis. Ia pernah terlibat kasus pencurian dengan kekerasan pada tahun 2020,” ujar Kapolres.

Saat penangkapan, pelaku A melakukan perlawanan keras. Ia menyerang petugas menggunakan dua senjata tajam. 

Akibatnya, seorang anggota polisi mengalami luka serius di bagian perut kanan dan pinggang kiri belakang.

Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan, namun pelaku tetap menyerang. Dalam kondisi terdesak, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki pelaku.

“Pelaku sempat diamankan dan dibawa ke rumah sakit, namun meninggal dunia saat mendapat perawatan,” tambah Kapolres.

Selain pelaku A, polisi juga mengamankan satu pelaku lain berinisial Z yang kini ditahan dan menjalani pemeriksaan. 

Sementara satu pelaku lainnya berinisial S masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres memastikan seluruh tindakan kepolisian telah dilakukan sesuai prosedur. Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian juga menjadi bagian dari bukti pendukung pengungkapan kasus tersebut.

Atas langkah tegas tersebut, Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bangkalan menyampaikan apresiasi kepada Polres Bangkalan.

Sekretaris PKDI Bangkalan, Syaiful Ismail, menyebut tindakan kepolisian memberi rasa aman bagi masyarakat desa yang selama ini resah akibat maraknya pencurian hewan ternak.

“Curwan sangat meresahkan. Bagi warga desa, hewan ternak adalah aset utama dan penopang ekonomi keluarga,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

PKDI berharap Polres Bangkalan terus meningkatkan patroli dan pengamanan, khususnya di wilayah rawan. 

Selain itu, PKDI juga mendorong sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat melalui patroli malam, pos kamling aktif, serta pertukaran informasi yang cepat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah desa siap bersinergi demi menjaga kondusivitas desa-desa di Bangkalan,” pungkasnya. [rus/red]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id