Tragis, Kiper Unggul FC Tewas Ditabrak Bus Saat Hendak Berangkat National Cup
KECELAKAAN: Bus AKAP VS Sepeda Motor di jalan Raya Ketengan Tonjung Bangkalan (foto: istimewa)
Bangkalan (pojokmadura.id) – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Ketengan, Desa Tonjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Selasa (10/2/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Seorang pemuda bernama Azfar Burhan (25) meninggal dunia di lokasi kejadian usai sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Korban diketahui merupakan kiper Unggul FC, klub futsal asal Malang, yang tengah bersiap mengikuti National Cup 2026 di Pontianak.
Peristiwa nahas itu melibatkan Bus Mercedes Benz bernopol N 7011 UV yang dikemudikan T (42), warga Kabupaten Ngawi, dengan sepeda motor Yamaha Fazzio bernopol M 3488 IG yang dikendarai Azfar.
Saat kejadian, korban berboncengan dengan adiknya, MB (23).
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menjelaskan kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Azfar melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, motor diduga oleng ke kanan.
“Dari arah berlawanan melintas bus AKAP jurusan Jakarta–Madura. Karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Ipda Agung.
Benturan keras tersebut mengakibatkan Azfar Burhan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara adiknya yang dibonceng mengalami luka berat dan segera dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi, salah satunya J (65), warga Kecamatan Burneh.
Salah satu teman dekat korban, Tommy Guruh Hartawan, mengungkapkan bahwa Azfar dan adiknya berencana menuju Malang sebelum bertolak ke Pontianak.
“Rencananya mereka mau ke Malang dulu. Hari ini tim dijadwalkan berangkat ke Pontianak untuk National Cup,” ungkapnya dengan nada duka.
Kepergian Azfar Burhan meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan setim dan pecinta futsal.
Sosoknya dikenal sebagai penjaga gawang muda berbakat yang tengah menapaki karier gemilang di dunia futsal nasional. [Rusdi]