Deep Learning, Guru Bangkalan Didorong Jadi Inovator Kelas, Bukan Sekadar Pengajar

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim (tengah) dan Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Ya’kub (kanan) melihat pameran hasil inovasi guru (foto: humas/PM)

Bangkalan (pojokmadura.id) – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus berupaya memperkuat kualitas pendidikan di daerahnya. 

Salah satu langkah strategis yang dilakukan ialah dengan menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi guru dan kepala sekolah, yang dibuka secara resmi di Pendopo Pratanu, Selasa (11/11/2025).

Program yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional melalui Permendikbud Dikdesmen Nomor 13 Tahun 2025, sekaligus menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi cara mengajar guru di era Kurikulum Merdeka.

Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, H. Muhammad Ya’kub, menjelaskan bahwa pelatihan ini menitikberatkan pada tiga prinsip utama deep learning, yakni pembelajaran bermakna (meaningful learning), pembelajaran menyenangkan (joyful learning), dan pembelajaran utuh (full learning) yang mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

“Guru hari ini tidak cukup hanya menyelesaikan materi. Mereka harus mampu menuntun siswa berpikir kritis, memahami makna, dan mengaitkan pelajaran dengan realitas kehidupan,” tegas Ya’kub.

Pelatihan ini diikuti 250 sekolah dari total 1.700 sekolah di Bangkalan, dan berlangsung selama tiga bulan mulai Agustus hingga November 2025. 

Program dilaksanakan melalui tiga tahap: pelatihan intensif, penerapan hasil di sekolah, dan pameran refleksi hasil pembelajaran.

Peserta pelatihan berasal dari jenjang SD, masing-masing mengirim tiga orang per sekolah: kepala sekolah, guru kelas tinggi, dan guru kelas rendah. 

Mereka diharapkan menjadi penggerak perubahan yang menularkan praktik pembelajaran mendalam kepada rekan sejawat di sekolah masing-masing.

Seiring berjalannya program, berbagai inovasi pembelajaran mulai bermunculan. Guru-guru di Bangkalan menampilkan karya ajar berbasis proyek, media kreatif, serta pendekatan yang menumbuhkan rasa ingin tahu dan kolaborasi antar siswa.

Bupati Bangkalan, H. Lukman Hakim, yang turut hadir dalam pameran hasil pelatihan, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para pendidik. 

Menurutnya, deep learning menjadi kunci penting dalam membentuk generasi Bangkalan yang adaptif dan siap menghadapi kemajuan teknologi.

“Guru harus terus berinovasi agar suasana belajar lebih menggembirakan. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Bangkalan,” tegasnya. [rus/red]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id