Fantastis! Sapi Kerap Asal Bangkalan Laku Rp900 Juta
Sapi Brekai Balap Milik Anwar Munawwir laku Rp900 juta (foto: rusdi/PM)
Bangkalan (pojokmadura.id) – Harga seekor sapi kerap kembali mencuri perhatian.
Seekor sapi bernama Brekai Balap milik Anwar Munawwir, asal Desa Campor, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, laku terjual dengan harga fantastis mencapai Rp900 juta.
Harga ini berhasil memecahkan rekor sepanjang sejarah kerapan sapi di Madura.
Sapi istimewa itu diboyong oleh H.Tohir, pemilik Tim Gagak Rimang, dia sudah sejak lama mengincarnya.
“Iya, itu milik saya. Tapi akhirnya diambil oleh Aba Tohir dengan harga Rp900 juta,” kata Anwar saat ditemui, Kamis (2/10/2025).
Anwar mengisahkan, sapi Brekai Balap awalnya ia beli di Sumenep sekitar setahun lalu dengan harga Rp39 juta.
Setelah dirawat intensif, sapi tersebut mampu menunjukkan performa gemilang di arena lomba kerap.
“Saya rawat, terus akhirnya juara. Dari enam kali turun, empat kali juara, bahkan tiga kali bawa pulang mobil dan kemarin dapat tiket piala presiden di Sumenep,” jelasnya.
Meski tidak ada perawatan khusus, Anwar selalu menjaga kesehatan sang sapi dengan pola makan teratur dan pemberian jamu.
“Speed-nya tinggi. Keistimewaannya, setiap dipasangkan dengan sapi karakter berbeda, Brekai Balap tetap bisa menyesuaikan,” tambahnya.
Keputusan melepas sapi kesayangan itu diakuinya cukup berat. Karena sapinya itu akan adu cepat di Piala Presiden 2025.
“Secara emosional saya berat. Artinya saya tidak bisa tampil lagi di sana. Tapi secara ekonomi saya senang, ini keuntungan besar dan bisa merangsang peternak lain agar lebih semangat memelihara sapi berprestasi,” ungkapnya.
Meski Brekai Balap kini menjadi milik tim lain, Anwar masih menyimpan tiket piala presiden dan berencana membeli sapi baru setelah ajang tersebut.
“Insya Allah habis piala presiden saya pasti beli lagi,” ujarnya optimis.
Ia juga menitipkan pesan kepada pemilik barunya agar merawat Brekai Balap dengan baik.
“Mudah-mudahan sapi itu memberikan prestasi terbaik untuk Aba Tohir dan timnya, serta tetap membanggakan,” pungkas Anwar. [rus/red]