Madura United Tersandung di Kandang, Persita Pulang Bawa Poin

Pemain Madura United merayakan gol (Foto: Instagram Madura United/PM)

Pamekasan, (pojokmadura.id) – Harapan Madura United untuk mengamankan poin penuh di kandang sirna sudah.

Menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Minggu (24/8) malam, Laskar Sape Kerrap harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 1-1.

Kedua gol lahir dari titik putih. Madura United lebih dulu unggul lewat penalti Pedro Monteiro pada menit ke-24.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama, sebab Persita mampu menyamakan kedudukan di menit ke-64 melalui eksekusi Aleksa Andrejic.

Meski tampil di hadapan ribuan suporter sendiri, permainan Madura United tidak benar-benar lepas.

Sejak awal babak pertama, tekanan silih berganti dilancarkan. Tapi serangan-serangan yang dibangun Lulinha dan kawan-kawan kerap mentah di lini pertahanan lawan.

Gol akhirnya datang saat wasit menunjuk titik putih setelah pemain Persita melanggar di kotak terlarang. Monteiro yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan tenang, membuat stadion bergemuruh.

Sayangnya, memasuki babak kedua, Persita yang terdesak justru tampil lebih berani. Pertahanan Madura United mulai longgar. Hingga akhirnya, giliran tim tamu mendapat hadiah penalti. Andrejic yang menendang tak memberi ampun, skor pun imbang 1-1.

Madura United mencoba menekan lagi. Peluang emas sempat lahir di menit akhir melalui kapten Lulinha, tetapi penyelamatan gemilang kiper Persita Igor Rodrigues menggagalkan asa kemenangan tuan rumah.

“Kami sebenarnya bisa menguasai pertandingan. Hanya saja peluang yang ada tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol tambahan,” sesal pelatih Madura United, Alfredo Vera, selepas laga.

Dengan hasil ini, Madura United tertahan di posisi 10 klasemen sementara dengan empat poin hasil dari sekali menang, sekali seri, dan sekali kalah. Sedangkan Persita masih terbenam di dasar klasemen, baru mengoleksi satu poin. [rusdi]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id