Pengurus Tani Merdeka Dilantik, Dorong Ketahanan Pangan di Bangkalan

Prosesi pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Bangkalan. (Foto:Sdi)

Bangkalan – Tantangan ketahanan pangan di era perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas mendorong Tani Merdeka Indonesia untuk memperkuat perannya di daerah. 

Hal itu diwujudkan melalui pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Bangkalan, Sampang, dan Lamongan untuk periode 2025–2030, Senin (18/08/2025).

Acara yang digelar di Gedung Pertemuan Bumdes Sumber Makmur, Burneh, Bangkalan, dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Jawa Timur, Riki Septiadi. 

Kehadiran pengurus baru ini diharapkan menjadi motor penggerak petani untuk lebih mandiri sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah.

Ketua DPD Tani Merdeka Bangkalan, Wardi, menegaskan bahwa kepengurusan di tingkat daerah bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan langkah konkret dalam mendukung program nasional ketahanan pangan.

“Tugas utama kita adalah memastikan komoditas unggulan daerah bisa dikelola dan diolah melalui hilirisasi sehingga memberi nilai tambah bagi petani dan masyarakat,” ujarnya.

Wardi menjelaskan, Bangkalan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, serta peternakan kambing dan sapi. Jika dikelola dengan baik, sektor-sektor tersebut diyakini mampu menopang kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Potensi Bangkalan sangat melimpah. Kami optimistis DPD Tani Merdeka dapat bersinergi dengan pemerintah daerah maupun provinsi untuk mengembangkan sektor pangan secara optimal,” tegasnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk membangun gerakan bersama petani Jawa Timur agar lebih adaptif menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjaga keberlanjutan pangan nasional. (*)

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id