Presiden Prabowo Soroti Capaian 300 Hari dan Tantangan Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat Sidang Tahunan MPR/DPR RI 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta. Foto:TVR PARLEMEN
Bangkalan – Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi momen penting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mendengarkan langsung arah kebijakan dan capaian awal pemerintahan baru.
Dalam pidato perdananya di hadapan para wakil rakyat, Presiden Prabowo Subianto memaparkan hasil kerja 300 hari kepemimpinannya, termasuk implementasi sejumlah program kerja cepat (quick wins) selama 10 bulan terakhir.
Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dan mengatasi kebocoran anggaran.
“Salah satu langkah strategis untuk menghindari kebocoran adalah melalui skema efisiensi, dengan mengalihkan anggaran ke sektor yang lebih produktif,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Selain evaluasi capaian, pidato kenegaraan ini juga menjadi momentum penyatuan visi pembangunan nasional, memperkuat semangat persatuan, dan memupuk rasa nasionalisme di tengah tantangan global.
Di Bangkalan, acara ini diikuti secara serentak oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Rapat Gedung DPRD Bangkalan.
Para peserta menyimak dengan seksama poin-poin strategis yang disampaikan Presiden, sebagai acuan dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan agenda nasional.
Momentum HUT RI ke-80 ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan, tetapi juga amanah untuk terus diperjuangkan melalui kerja bersama, sinergi pusat-daerah, dan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan. (Sdi)