Ribuan Non-ASN Diverifikasi, Disdik Bangkalan Tegaskan Tak Hadir Bisa Dicoret

Ribuan non ASN saat diverifikasi di pendopo pratanu Bangkalan (foto: rusdi/PM)

Bangkalan, (pojokmadura.id) – Ribuan pegawai non-ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan jalani pendataan di Pendopo Pratanu, Rabu (27/8/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, Muhammad Ya’kub, menegaskan pendataan ini penting untuk memastikan keberadaan guru dan tenaga teknis yang akan diajukan sebagai P3K paruh waktu.

“Kalau tidak jelas keberadaannya, ya tidak akan kami usulkan, otomatis dicoret,” tegasnya.

Jumlah peserta yang hadir tercatat sekitar 1.850 orang, terdiri dari 220 kategori R2 dan 1.630 kategori R3. 

Pendataan ini hanya digelar sehari dengan dua sesi, pagi untuk kecamatan sekitar kota dan siang untuk kecamatan jauh.

Meski berjalan lancar, kegiatan ini sempat menuai keluhan. Peserta mengeluh soal kursi terbatas, air minum yang tidak tersedia, hingga ada ibu hamil yang harus menunggu lama.

Ya’kub mengakui kekurangan tersebut. “Karena kegiatan mendadak, persiapan teknis memang kurang. Tapi kami sudah ingatkan agar peserta tertib dan tidak berebut,” ujarnya.

Dengan verifikasi ini, Dinas Pendidikan berharap status pegawai non-ASN makin jelas sehingga pengusulan formasi ke depan bisa tepat sasaran. [rusdi]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id