Seorang Petani Tewas Disambar Petir Saat Beli Bibit Tembakau di Sampang

Pojok Madura, 7 Juli 2025 (Achmad Gazeli)
SAMPANG – Hujan deras disertai petir yang melanda wilayah Kabupaten Sampang, Madura, pada Minggu (6/7/2025), menelan korban jiwa. Seorang warga di Kecamatan Torjun dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat berada di area persemaian bibit tembakau.
Korban diketahui bernama Mujib (40), warga Dusun Kodak Tengah, Desa Kodak. Ia diketahui tetap nekat keluar rumah meskipun telah diperingatkan oleh keluarganya agar tidak bepergian karena cuaca ekstrem yang melanda sejak pagi hari. Tujuannya saat itu adalah ke Dusun Jrembe, Desa Jeruk Porot, untuk membeli sekitar 10 ribu bibit tembakau.
Kapolsek Torjun, AKP Iwan Kusdiyanto, membenarkan insiden tragis tersebut. Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WIB saat korban sedang berada di lokasi persemaian.
“Benar, ada warga atas nama Mujib yang meninggal dunia karena tersambar petir.,” jelas AKP Iwan kepada media.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, saat kejadian korban sedang melakukan tawar-menawar harga bibit bersama seorang rekannya. Setelah harga disepakati, keduanya memilih berteduh di bawah terpal tempat penyimpanan bibit tembakau.
Namun nahas, sambaran petir mengenai bambu penyangga terpal hingga terbelah, dan menghantam langsung area tempat Mujib berada. Ia terpental dan langsung tak sadarkan diri. Sementara rekannya yang berada tidak jauh darinya juga sempat pingsan, namun berhasil selamat.
“Saat petir menyambar, terdengar suara keras disertai teriakan. Warga sekitar langsung datang menolong. Sayangnya, korban meninggal di tempat,” ungkap Moh Dofir, mantan Pj Kepala Desa Kodak yang ikut berada di lokasi kejadian.
Jenazah Mujib kemudian dievakuasi ke Puskesmas Torjun untuk pemeriksaan medis awal, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga tanpa dilakukan autopsi. Suasana haru menyelimuti rumah duka saat jenazah tiba.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem melanda. “Keselamatan adalah yang utama. Jika cuaca tidak bersahabat, lebih baik menunda aktivitas di luar, terutama di area terbuka,” pesan Kapolsek Torjun.