Tak Ambil Untung dari MBG, Haji Her Bangun Rumah untuk Warga Miskin di Bangkalan
BANTU WARGA: Haji Her saat peletakan batu pertama pembagunan rumah warga miskin di Desa Pangeleyan Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan (foto: rusdi/PM)
BANGKALAN – Komitmen berbeda ditunjukkan H. Khairul Umam atau Haji Her dalam mengelola program makan bergizi gratis (MBG).
Ia menegaskan tak mengambil keuntungan pribadi dan memilih menyalurkannya untuk pembangunan rumah warga miskin.
Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) milik Haji Her berada di Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.
Sejak SPPG Desa Pangeleyan beroperasi sebulan lalu, program bedah rumah langsung digulirkan.
Bahkan, Haji Her turun langsung melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah layak huni di Bangkalan.
“Keuntungan MBG ini saya buat bedah rumah. Sepeser pun tidak saya ambil. Semua untuk warga yang membutuhkan,” ujarnya tegas, Selasa (3/3/2026).
Baginya, program pemerintah seperti MBG bukan ruang mencari keuntungan pribadi, melainkan ladang pengabdian.
Ia berharap inisiatif tersebut bisa menjadi inspirasi bagi pengelola MBG di tempat lain agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
“Selama MBG jalan, program pembangunan rumah untuk orang miskin tetap jalan. Mudah-mudahan bisa ditiru oleh pengelola MBG-MBG lain,” tambahnya.
Pada tahap awal, satu unit rumah mulai dibangun dengan anggaran Rp45 juta.
Hunian berukuran sekitar 5×8 meter itu diperuntukkan bagi warga yang selama ini tinggal dalam kondisi memprihatinkan.
Ke depan, program bedah rumah akan terus berlanjut selama MBG masih berjalan. Tidak ada target khusus, sebab pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan warga di Bangkalan.
Bedah rumah yang bersumber dari hasil pengelolaan MBG ini menjadi yang pertama kali dilakukan di wilayah tersebut. Haji Her memastikan, ini bukan yang terakhir.
“Insyaallah akan ada rumah-rumah lain menyusul,” pungkasnya. [Rusdi]