Tak Lagi Didominasi Senior, PDIP Bangkalan Beri Ruang Besar untuk Anak Muda
Prosesi pelantikan pengurus 18 PAC PDIP Bangkalan di Gedung Rato Ebuh (foto: rusdi/PM)
BANGKALAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mulai serius menyiapkan regenerasi politik di internal partai.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni memberi ruang besar bagi generasi muda dengan menempatkan minimal 30 persen anak muda dalam struktur kepengurusan partai.
Langkah itu ditegaskan Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan sekaligus Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, usai pelantikan serentak Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP se-Bangkalan di Gedung Rato Ebuh.
Menurut Lukman, keterlibatan generasi muda bukan sekadar pelengkap organisasi, tetapi bagian dari strategi besar partai untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang memahami kebutuhan masyarakat di era mendatang.
“Minimal 30 persen diisi teman-teman muda. Harapannya mereka nanti menjadi pimpinan strategis yang mampu melahirkan kebijakan-kebijakan strategis untuk anak muda,” ujarnya.
Ia menilai dominasi generasi muda, khususnya Gen Z, akan semakin menentukan arah berbagai sektor kehidupan pada 2045. Karena itu, partai politik harus mulai membuka ruang bagi anak muda untuk terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan.
Lukman menegaskan, regenerasi politik harus dimulai dari sekarang agar partai tidak kehilangan arah di tengah perubahan sosial dan perkembangan zaman yang cepat.
Selain fokus pada kaderisasi anak muda, PDIP Bangkalan juga tetap menjaga basis politik tradisional dengan memperkuat hubungan bersama masyarakat, ulama, dan lingkungan pesantren yang memiliki pengaruh besar dalam kultur politik Madura.
“Kita harus bersama rakyat dan bersama ulama. Setiap gerakan politik juga selalu meminta pertimbangan dari kalangan pesantren,” katanya.
Ia menyebut mayoritas kader PDIP Bangkalan berasal dari kalangan masyarakat bawah yang tumbuh melalui proses perjuangan politik dari akar rumput. Basis massa itu dinilai menjadi kekuatan utama partai hingga saat ini.
Lukman juga memastikan regenerasi di tubuh partai berjalan tanpa konflik internal. Kader senior disebut tetap aktif mendampingi pengurus baru, terutama di tingkat PAC.
“Hampir semua fraksi yang tidak masuk pengurusan DPC tetap aktif di pengurusan PAC. Jadi tidak ada keterputusan perjuangan,” ungkapnya.
Saat ini, PDIP Bangkalan memiliki 18 PAC yang menjadi ujung tombak konsolidasi politik di tingkat kecamatan. Menjelang agenda politik mendatang, partai berlambang banteng itu juga mulai memetakan wilayah prioritas penguatan suara, salah satunya Kecamatan Kokop.
“Kita ingin ada keterwakilan lagi di Kokop,” pungkasnya. [Rusdi]