Banyak Lampu Jalan Padam, Dishub Bangkalan Sebut Faktor Cuaca dan Anggaran
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Moh. Hasan Faisol (foto: rusdi/PM)
BANGKALAN – Kondisi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bangkalan mulai dikeluhkan masyarakat.
Jalanan yang gelap saat malam hari dinilai mengganggu kenyamanan pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan maupun tindak kriminalitas.
Salah satunya, PJU diruas jalan KH. Moh. Toha dan sekitar Jalan Senenan depan Puskesmas lama Bangkalan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan, Mohammad Hasan Faisol, mengatakan pihaknya terus melakukan perbaikan terhadap titik-titik PJU yang mengalami kerusakan.
Menurut Faisol, cuaca ekstrem yang melanda Bangkalan dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu penyebab utama banyaknya lampu jalan yang mati.
Sambaran petir hingga angin kencang disebut membuat komponen PJU rentan mengalami gangguan.
“Kalau terjadi kerusakan karena cuaca, komponen-komponen ini cepat error. Sangat sensitif sekali,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, dalam satu tiang PJU terdapat beberapa perangkat penting seperti timer, driver, dan lampu yang saling terhubung. Jika salah satu komponen bermasalah, maka satu deret lampu bisa ikut padam.
Selain faktor cuaca, Dishub Bangkalan juga menghadapi keterbatasan armada operasional. Dari dua kendaraan perbaikan yang dimiliki, saat ini hanya satu unit yang dapat digunakan untuk menangani kerusakan di lapangan.
Tak hanya itu, keterbatasan anggaran juga menjadi tantangan tersendiri. Pada tahun 2026, anggaran perbaikan PJU disebut hanya sekitar Rp140 juta, sementara biaya perbaikan setiap titik cukup tinggi.
“Kalau yang rusak driver-nya, perbaikannya sekitar Rp2 jutaan per lampu. Kalau beli lampu baru merek Philips sekitar Rp3,7 juta,” ungkap Faisol.
Meski demikian, ia memastikan laporan masyarakat terkait PJU padam tetap akan ditindaklanjuti secara bertahap. Sejak Januari hingga Mei 2026, Dishub mengaku telah melakukan perbaikan di sejumlah titik lampu jalan yang mengalami kerusakan.
“Kami akan segera lakukan perbaikan di titik-titik yang sudah disampaikan mati itu. Kami segera aksi,” pungkasnya. [Rusdi]