Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Siswa di Kokop Bangkalan Dilarikan ke Puskesmas
Puluhb siswa dirawat di Puskesmas Kokop Bangkalan diduga keracunan menu MBG (foto: istimewa)
BANGKALAN – Puluhan siswa SMA dan SD di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Rabu (4/6/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sekitar 21 siswa SMAN 1 Kokop dan 18 siswa SD dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan.
Para siswa diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi paket MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangkalan Kokop Dupok 1 di bawah naungan Yayasan Langkah Bersama Kita (LBK).
Menu yang dibagikan kepada para siswa terdiri atas nasi, sate ayam, tempe goreng, acar timun dan wortel, serta buah semangka.
Menyusul kejadian tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan langsung melakukan investigasi.
Petugas turun ke lokasi untuk mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab para siswa mengalami gangguan kesehatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bangkalan, dr. Wiwid Mayasari, membenarkan pengambilan sampel tersebut.
Menurutnya, sampel akan dikirim ke laboratorium di Surabaya guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. “Iya betul, lalu dikirim ke Surabaya,” ujarnya.
Hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan apakah keluhan yang dialami para siswa benar-benar disebabkan oleh makanan yang disajikan dalam program MBG atau faktor lainnya.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Bangkalan, Bambang Budi Mustika mengatakan bahwa malam ini pihaknya akan turun ke lapangan, untuk memastikan hal tersebut.
“Kalau dari saya (komentarnya) besok saja ya, saya sekarang otw ke Kokop,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Sedangkan, Kepala SPPG Kokop Dupok, Dhimas Bagus, belum memberikan keterangan saat dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait peristiwa tersebut.
Diketahui, dapur MBG Kokop Dupok 1 setiap harinya melayani sebanyak 3.723 penerima manfaat di wilayah tersebut. [Rusdi]