Press ESC to close

Pojok MaduraPojok Madura

Skripsi 96 Wisudawan STKIP PGRI Bangkalan Berhasil Tembus Jurnal SINTA


Bangkalan, pojokmadura.id –
Skripsi tidak hanya menjadi tugas akhir bagi 96 mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan. Karya penelitian mereka dikembangkan dan dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi peringkat SINTA 2 hingga SINTA 4.

Capaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam wisuda sarjana ke-39 STKIP PGRI Bangkalan Tahun 2026. Dari total 221 lulusan yang diwisuda, puluhan di antaranya berhasil membawa hasil penelitian skripsi mereka masuk ke dalam ekosistem publikasi ilmiah nasional.

Publikasi itu menunjukkan bahwa penelitian mahasiswa tidak hanya digunakan untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar sarjana. Hasil penelitian tersebut telah melalui proses publikasi sehingga dapat dibaca, didiskusikan, dan menjadi referensi bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun praktik di bidang terkait.

Menariknya, keberhasilan menghasilkan publikasi ilmiah tersebut juga mendapat apresiasi dalam sistem akademik kampus. Sebanyak 96 mahasiswa yang memenuhi standar publikasi memperoleh nilai skripsi A dan dinyatakan lulus melalui mekanisme tanpa sidang atau ujian skripsi konvensional.

Pimpinan STKIP PGRI Bangkalan, Dr. Fajar Hidayatullah, M.Pd., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa. Menurut dia, perguruan tinggi berperan menyediakan sistem akademik dan lingkungan ilmiah yang memungkinkan potensi mahasiswa berkembang.

“Raihan berbagai prestasi mahasiswa kami pada dasarnya adalah capaian mereka secara pribadi. Kami sebagai institusi berupaya memberikan dukungan melalui sistem akademik dan lingkungan ilmiah yang memadai,” ujar Fajar.

Penguatan budaya penelitian tersebut juga didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. Saat ini, lebih dari 25 persen dosen STKIP PGRI Bangkalan telah bergelar doktor. Sebagian di antaranya menyelesaikan pendidikan doktoral di perguruan tinggi berakreditasi unggul dan meraih predikat cumlaude.

Selain itu, sekitar 30 persen dosen lainnya sedang menempuh pendidikan doktoral. Kampus menargetkan lebih dari separuh tenaga dosennya memiliki kualifikasi akademik doktor dalam beberapa tahun mendatang.

Menurut Fajar, peningkatan kualifikasi dosen menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem pembelajaran dan penelitian. Kapasitas akademik dosen yang semakin baik diharapkan berdampak langsung terhadap kualitas pendampingan mahasiswa dalam pembelajaran maupun penelitian.

Perkembangan aktivitas ilmiah tersebut juga terlihat dari posisi STKIP PGRI Bangkalan dalam Science and Technology Index (SINTA). Berdasarkan data per 9 September 2026, STKIP PGRI Bangkalan mencatat SINTA Score Overall 22.048 dan SINTA Score 3 Years sebesar 6.612.

Pada data yang sama, institusi tersebut tercatat memiliki 55 authors, tujuh departments, dan dua jurnal yang terafiliasi dalam ekosistem SINTA. Jika dibandingkan dengan perguruan tinggi di empat kabupaten di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, STKIP PGRI Bangkalan berada pada peringkat keenam berdasarkan SINTA Score Overall.

Fajar mengatakan capaian tersebut tidak menjadi ukuran tunggal kualitas perguruan tinggi. Namun, aktivitas publikasi dan perkembangan skor SINTA dapat menjadi salah satu indikator produktivitas sivitas akademika dalam penelitian, publikasi, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan pengetahuan.

Penguatan bidang penelitian juga ditandai dengan masuknya STKIP PGRI Bangkalan dalam klaster madya perguruan tinggi tahun 2025. Pengelompokan tersebut berkaitan dengan sejumlah indikator kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk publikasi ilmiah, penelitian, pengabdian, kekayaan intelektual, buku, penulis, serta jejaring dan afiliasi kerja sama.

Tak hanya penelitian, mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan juga didorong aktif mengikuti berbagai program kompetitif. Di antaranya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Keterlibatan dalam berbagai program tersebut memberi pengalaman kepada mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, menyusun proposal, menjalankan penelitian maupun kegiatan pemberdayaan, serta mempertanggungjawabkan hasil program secara sistematis.

“Harapan kami, capaian prestasi mahasiswa dalam publikasi ilmiah secara nasional ini dapat menjadi motivasi bagi adik-adik tingkat mereka,” kata Fajar.

Dia menambahkan, kampus ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memperoleh gelar akademik, tetapi juga memiliki pengalaman penelitian, kompetisi, organisasi, olahraga, seni, dan berbagai kegiatan pengembangan diri lainnya.

Bagi 221 mahasiswa yang mengikuti Wisuda Sarjana ke-39, kelulusan tahun ini menjadi penanda berakhirnya satu tahap pendidikan sekaligus awal perjalanan baru. Namun, bagi 96 wisudawan yang berhasil mempublikasikan hasil penelitian pada jurnal SINTA 2 hingga SINTA 4, skripsi mereka memiliki perjalanan yang lebih panjang.

Karya tersebut telah keluar dari ruang sidang akademik dan masuk ke ruang publikasi ilmiah nasional. Capaian itu menjadi bukti bahwa tugas akhir mahasiswa dapat dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai akademik dan jangkauan pembaca lebih luas.

Bagi STKIP PGRI Bangkalan, capaian 96 mahasiswa tersebut menjadi modal untuk terus membangun budaya penelitian. Peningkatan jumlah dosen bergelar doktor, dosen yang sedang menempuh pendidikan doktoral, perkembangan kinerja SINTA, serta keterlibatan mahasiswa dalam program kompetitif menjadi bagian dari upaya memperkuat tradisi akademik di kampus. [Rusdi]

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *