Mendikdasmen Hadiri Dies Natalis FKIP UTM, Siapkan Beasiswa untuk 150 Ribu Guru
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen RI), Prof. Abdul Mu’ti menyampaikan materi pada perayaan Dies Natalis FKIP UTM ke-12 (foto: humas/PM)
BANGKALAN- Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) mendatangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen RI), Prof. Abdul Mu’ti dalam perayaan Dies Natalis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ke-12 di Gedung Pertemuan R.P Moh Noer, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan itu dikemas dengan studium generale dengan tema Roadmap Pendidikan Nasional: Transformasi Deep Learning dan Strategi Penguatan Sekolah Berkualitas di Bumi Madura.
Rektor UTM Prof. Safi’ menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Abdul Mu’ti di momentum Dies Natalis FKIP UTM ke-12.
Menurutnya, kehadiran menteri menjadi kebanggaan tersendiri bagi UTM, khususnya FKIP, karena menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pengembangan pendidikan di Madura.
Prof. Safi’ menyampaikan sejumlah program baru yang diluncurkan FKIP UTM, di antaranya Program Magister Pendidikan IPA, Program Magister Pendidikan Bahasa, program RPL FKIP, hingga peluncuran TK Laboratorium milik UTM.
Ia berharap momentum Dies Natalis FKIP ke-12 menjadi langkah awal penguatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Madura.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Dies Natalis FKIP langsung dihadiri bapak menteri, dan semoga membawa banyak program baru untuk UTM,” imbuhnya.

Sedangkan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru menjadi prioritas utama pemerintah dalam memperbaiki mutu pendidikan nasional.
Menurutnya, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik. “Kami berkeyakinan bahwa faktor yang sangat penting menentukan keberhasilan pendidikan adalah kualitas guru,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah tengah menjalankan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi guru yang belum memiliki kualifikasi D4 atau S1.
Pada 2025, program tersebut diberikan kepada 12.500 guru, sedangkan pada 2026 meningkat drastis menjadi 150 ribu guru.
Program tersebut juga disertai bantuan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester yang disalurkan melalui perguruan tinggi mitra.
Prof. Abdul Mu’ti berharap UTM dapat menjadi bagian dari perguruan tinggi pelaksana program tersebut.
Selain RPL, Kemendikdasmen juga terus memperluas program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru melalui sertifikasi. [Rusdi]