Ungkap Dampak Kehadiran Prabowo, Ra Nasih: Bukti Pesantren Makin Diperhatikan

KH. Nasih Aschal, Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Cholil (foto: Rusdi/PM)

BANGKALAN – Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Kampus Institut Syaichona Cholil (INSYA) Bangkalan, menjadi momen yang membekas bagi keluarga besar pondok pesantren. 

Bagi tuan rumah penyelenggara, kedatangan kepala negara bukan sekadar memenuhi agenda kenegaraan, tetapi juga menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap NU dan dunia pendidikan pesantren.

Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Cholil, KH. Nasih Aschal, mengaku bersyukur sekaligus bangga karena Presiden Prabowo berkenan hadir langsung di kampus yang menjadi lokasi penutupan Munas dan Konbes NU, Selasa (23/6/2026).

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden kita, Pak Prabowo, yang telah memberikan begitu banyak perhatian kepada NU. Sebagai tuan rumah, tentu saya sangat bahagia karena beliau berkenan hadir di kampus ini dan memberikan banyak arahan,” ujar Ra Nasih sapaannya.

Menurut Ra Nasih, perhatian Presiden tidak hanya tercermin dari kehadirannya dalam forum tertinggi NU tersebut, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan pesantren. 

Ia menyebut Kampus Institut Syaichona Cholil kini mengalami banyak perubahan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan berbasis pesantren.

“Kampus Institut Syaichona Cholil hari ini sudah berubah wajah. Itu menjadi salah satu bentuk dukungan beliau bahwa pendidikan harus terus mendapat perhatian dan dukungan secara optimal,” tuturnya.

Di sisi lain, Ra Nasih menilai suksesnya penyelenggaraan Munas dan Konbes NU merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur panitia. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), relawan, dan seluruh pihak yang terlibat hingga kegiatan berlangsung lancar.

“Semua bisa berjalan sesuai harapan berkat dukungan banyak pihak. Karena itu saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia SC maupun OC yang telah mengemban amanah penyelenggaraan kegiatan ini,” katanya.

Ia berharap Munas dan Konbes NU menjadi momentum yang membawa keberkahan bagi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. 

Ra Nasih juga optimistis Muktamar NU mendatang akan melahirkan keputusan-keputusan strategis yang membawa kemaslahatan bagi jam’iyah dan masyarakat luas.

“Semoga kegiatan ini menjadi sesuatu yang berkah. Semoga NU terus berjalan dengan baik dan muktamar yang akan datang mampu menghasilkan keputusan terbaik bagi kemaslahatan jam’iyah,” pungkasnya. [Rusdi]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id