DPRD Bangkalan Minta Dishub Gerak Cepat Tangani PJU Padam

Nur Hakim, Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan (foto: istimewa)

BANGKALAN — Banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam di sejumlah titik di Kabupaten Bangkalan mendapat sorotan dari DPRD Bangkalan. 

Kondisi jalan yang gelap dinilai berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, terlebih anggaran untuk tagihan PJU pada tahun 2026 mencapai Rp 10,5 miliar.

Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan, Nur Hakim meminta Dinas Perhubungan (Dishub) tidak menjadikan faktor cuaca sebagai alasan utama lambatnya penanganan lampu jalan yang rusak.

“Saya berharap alasan cuaca bukan menjadi alasan utama bagi Dishub, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat. Ada yang mati harus gerak cepat diperbaiki,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku optimistis persoalan PJU dapat diatasi di bawah kepemimpinan Kepala Dishub Bangkalan, Moh. Hasan Faisol. 

Menurutnya, Dishub memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk mempercepat penanganan lampu jalan padam.

“Saya optimistis di bawah komando Pak Kadis Faisol hal tersebut bisa diatasi. SDM Dishub ini banyak, jadi harus dibagi tugas dan harus fokus,” katanya.

Ia menilai anggaran besar yang dialokasikan Pemkab Bangkalan untuk PJU merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor penerangan jalan.

“Itu adalah komitmen Pemda untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di sektor PJU,” tegasnya.

Karena itu, DPRD berharap Dishub benar-benar serius dalam menangani penerangan jalan di Bangkalan agar manfaat anggaran bisa dirasakan langsung masyarakat.

“Tentu kami di DPRD berharap dengan beban anggaran yang besar tersebut, Dishub benar-benar serius dalam menangani penerangan jalan. Dan itu sudah sesuai amanah peraturan perundang-undangan, bahwa masyarakat berhak mendapatkan penerangan jalan,” pungkasnya. [Rusdi]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id