Duka Pecinta Kerapan Sapi, Sapi Seharga Rp900 Juta Mati

Sapi kerap bernama Musangking atau Brekay Balap dari tim GRT mati (foto: GRT PUSAT)

BANGKALAN– Kabar duka menyelimuti dunia kerapan sapi Madura. 

Seekor sapi kerapan legendaris bernama Musangking atau yang lebih dikenal dengan sebutan Brekay Balap, dikabarkan mati. 

Sapi bernilai Rp900 juta itu merupakan milik H. Tohir dari Tim Gagak Rimang (GRT). Kepergiannya sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta kerapan sapi Madura dan memicu gelombang belasungkawa di media sosial.

Sapi itu diduga sakit paska mengikuti ajang Kerapan Sapi HUT Bintang Baskara di Kabupaten Pamekasan pada Sabtu (6/6/2026) lalu.

Pada perlombaan terakhirnya, Musangking yang turun menggunakan nama Langsung Tembak berhasil meraih Juara III Golongan Atas, menunjukkan performa terbaiknya sebelum akhirnya dikabarkan mati.

Hingga kini, penyebab pasti kematian sapi tersebut belum diketahui. Namun, sapi itu diduga mengalami sakit setelah mengikuti perlombaan.

Kabar kematian Musangking pertama kali ramai beredar melalui unggahan akun TikTok GRT PUSAT. Dalam video tersebut, pengelola akun menuliskan caption yang menyentuh hati.

“Semua yang terjadi akan hikmahnya, tapi kenapa yang kau ambil adalah bintangnya.”

Unggahan itu langsung dibanjiri komentar duka dari para pecinta kerapan sapi.

“Ya Allah Brekay, sala sape cek lolanah pandek omor (sapi kalem, pendek umurnya),” tulis akun Potre Koning Team.

“RIP Musangking GRT,” tulis akun lainnya.

Bagi pecinta kerapan sapi, Musangking bukan sekadar hewan pacuan. Sapi ini dikenal sebagai salah satu bintang lintasan yang memiliki kecepatan dan mental bertanding yang mumpuni sehingga menjadi kebanggaan Tim Gagak Rimang.

Sebelum dimiliki Tim Gagak Rimang, Musangking berada di bawah bendera Tim Brekay Balap milik Kepala Desa Campor, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan. 

Menjelang pelaksanaan Kerapan Sapi Piala Presiden 2025, sapi tersebut berpindah tangan kepada Tim GRT dengan nilai transaksi fantastis mencapai Rp900 juta.

Nominal itu menjadikan Musangking sebagai salah satu sapi kerapan termahal di Madura. 

Kepergiannya pun meninggalkan duka mendalam bagi pemilik, tim, dan para pencinta olahraga tradisional kebanggaan masyarakat Madura tersebut. [Rusdi]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id