Perbaikan Empat Ruas Jalan di Bangkalan Dikebut, Target Rampung Agustus

Ruas jalan Plakaran-Binoh Kabupaten Bangkalan tampak sudah mulus untuk dilalui kendaraan (foto: istimewa/PM)

BANGKALAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan di bawah kepemimpinan Bupati Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far dalam mempercepat pembangunan infrastruktur terus diwujudkan melalui berbagai program strategis. 

Salah satunya adalah pembangunan dan peningkatan ruas jalan kabupaten yang menjadi perhatian utama untuk mobilitas masyarakat serta penggerak perekonomian daerah.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan, sejumlah proyek peningkatan jalan yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 saat ini terus dikebut. 

Empat ruas jalan strategis yang menjadi prioritas penanganan meliputi Sepulu–Lergunong, Tunjung–Binoh, Plakaran–Binoh, dan Tanah Merah–Jenteh.

Pembangunan ruas-ruas tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan, Guntur Setiadi, mengatakan progres pekerjaan di seluruh lokasi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. 

Bahkan, secara umum pelaksanaan proyek yang bersumber dari DAK tersebut ditargetkan tuntas pada pertengahan Agustus 2026.

“Pelaksanaan ditargetkan selesai pada Agustus. Biasanya pada pertengahan Agustus pekerjaan sudah tuntas dilaksanakan,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Guntur, beberapa ruas jalan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Pada ruas Tanah Merah–Jenteh, pekerjaan saat ini tinggal menyelesaikan pengecoran bahu jalan beton. 

Sementara pada ruas Plakaran–Binoh, proses pembangunan juga telah memasuki tahap akhir dengan pengerjaan bahu jalan beton dan pengaspalan yang hampir rampung sepenuhnya.

“Untuk ruas Plakaran–Binoh, pekerjaan pengaspalan sudah hampir 100 persen, tinggal beberapa meter saja,” jelasnya.

Di sisi lain, pengerjaan ruas Sepulu–Lergunong dan Tunjung–Burneh masih berfokus pada tahap perkuatan fondasi dan persiapan badan jalan sebagai bagian dari proses konstruksi sebelum memasuki tahap pengaspalan.

Secara keseluruhan, progres fisik proyek jalan yang didanai DAK 2026 saat ini telah mencapai kisaran 60 hingga 70 persen. 

Capaian tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.

Tak hanya empat ruas jalan tersebut, Pemkab Bangkalan juga terus memperluas jangkauan pembangunan infrastruktur melalui berbagai program penanganan jalan lainnya. 

Pada tahun ini, Dinas PUPR telah merencanakan sekitar 56 ruas jalan yang akan diperbaiki secara bertahap guna meningkatkan kualitas jaringan jalan kabupaten.

“Kami akan terus berupaya menyukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Guntur.

Peningkatan kualitas infrastruktur jalan diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi dan mobilitas warga, keberadaan jalan yang lebih baik juga akan mendukung distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Kabupaten Bangkalan.

Dengan terus berlanjutnya pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan optimistis dapat mewujudkan daerah yang semakin maju, terkoneksi, dan memiliki daya saing tinggi, sejalan dengan semangat pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. [Rusdi]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id