Sudah Sembilan Hari, Pelaku Pembunuhan di Bangkalan Belum Ditangkap 

Personel Polsek Tragah saat olah TKP di lokasi kejadian di Desa Soket Laok Kecamatan Tragah Bangkalan (foto: istimewa)

BANGKALAN – Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang warga di Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, sudah sembilan hari. Namun pelaku hingga kini tak kunjung ditangkap.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan keluarga korban yang mulai mempertanyakan keseriusan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

Keluarga korban melalui kuasa hukumnya, Moh. Rofi’i, berencana mendatangi Mapolres Bangkalan untuk meminta penjelasan langsung terkait perkembangan penyelidikan.

Menurut Rofi’i, hingga kini pihak keluarga belum menerima informasi resmi mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan penyidik maupun progres pencarian pelaku.

“Kami meminta dengan sangat kepada Polres Bangkalan untuk profesional dan mengusut tuntas kasus ini. Sudah sembilan hari sejak kejadian, tetapi pelaku yang membunuh orang tua klien kami belum juga tertangkap. Kami juga tidak mendapatkan kejelasan apa pun terkait perkembangan kasusnya,” ujarnya, Kamis (12/6/2026).

Rofi’i menilai lambatnya pengungkapan perkara tersebut dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sekaligus melukai rasa keadilan keluarga korban. 

Karena itu, ia meminta Kapolres Bangkalan turun tangan memberikan perhatian khusus agar pelaku segera diamankan.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap proses penegakan hukum. Keluarga korban hanya ingin pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan. 

Polisi, kata dia, telah melakukan sejumlah langkah dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memburu pelaku.

“Kita juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan melakukan berbagai langkah penyelidikan untuk mendapatkan pelaku,” kata Agung.

Meski mengakui pelaku belum berhasil diamankan hingga lebih dari sepekan pascakejadian, Agung menyebut polisi telah mengantongi identitas serta mendeteksi keberadaan terduga pelaku.

“Kita sudah mendeteksi pelakunya. Tinggal menyesuaikan waktu dan langkah penangkapan saja. Kami melakukan berbagai upaya, tetapi tidak bisa membuka detailnya karena dapat mengganggu proses penyelidikan,” jelasnya.

Ia meminta masyarakat dan keluarga korban bersabar sembari menunggu proses penegakan hukum yang masih berlangsung.

“Yang utama bagi kami adalah menangkap pelakunya. Mohon bersabar karena proses penyelidikan masih berjalan,” pungkasnya. [Rusdi]

Share Artikel

Artikel dilindungi, Semua tulisan dalam media ini sepenuhnya milih pojokmadura.id