Wagub Jatim: FK UTM Investasi untuk Masa Depan Madura
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan sambutan saat launching Fakultas Kedokteran di UTM (foto: humas/PM)
BANGKALAN – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut peluncuran Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai momentum penting dalam mendorong transformasi sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan layanan kesehatan di Pulau Madura.
Pernyataan tersebut disampaikan Emil saat menghadiri launching Fakultas Kedokteran UTM di Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer, Bangkalan, Jumat (12/6/2026).
Menurut Emil, peresmian fakultas kedokteran pertama di Madura menjadi pencapaian bersejarah bagi UTM yang tahun ini telah memasuki usia seperempat abad sejak berdiri.
“Ini hari yang sangat membahagiakan. Setelah seperempat abad berdiri sebagai bagian dari ekosistem pembangunan Madura, kini UTM menghadirkan Fakultas Kedokteran pertama di Madura,” ujar Emil.
Ia menilai kehadiran FK UTM tidak hanya menjadi kebanggaan dunia pendidikan tinggi, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat di empat kabupaten di Madura yang selama ini membutuhkan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan penguatan SDM.
Menurutnya, keberadaan fakultas tersebut dapat menjadi motor penggerak lahirnya tenaga kesehatan profesional yang berasal dari Madura dan memahami kebutuhan masyarakat setempat.
“Ini menjadi penyemangat untuk upaya transformasi sumber daya manusia yang selama ini didambakan masyarakat di empat kabupaten Madura,” katanya.
Emil juga mengapresiasi langkah UTM yang mulai membangun kolaborasi dengan berbagai rumah sakit di Madura untuk mendukung proses pendidikan calon dokter.
Salah satu bentuk sinergi yang telah berjalan adalah kerja sama dengan rumah sakit di Kabupaten Pamekasan.
Ia berharap jejaring kerja sama tersebut terus diperluas agar manfaat kehadiran FK UTM tidak hanya dirasakan masyarakat Bangkalan sebagai lokasi kampus, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah Madura, termasuk daerah kepulauan.
“Saya berbahagia karena sudah ada sinergi dengan rumah sakit di Pamekasan. Jadi kehadiran ini secara fisik memang berada di Bangkalan, tetapi dampaknya harus sampai ke seluruh wilayah Madura hingga kepulauan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Emil menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran UTM.
Menurutnya, keberadaan fakultas tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan tinggi.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur tentu akan terus bersinergi untuk mendukung keberadaan Fakultas Kedokteran UTM,” tegasnya. [Rusdi]