
BANGKALAN – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), H. Syafiuddin, menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bangkalan untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
Kegiatan tersebut digelar di Aula STKIP-PGRI Bangkalan, Selasa (29/9/2026), dengan melibatkan para tenaga pendidik.
Menurut Syafiuddin, guru memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan generasi muda di lingkungan pendidikan.
“Pendidik ini bisa memberikan hal-hal kepada anak didiknya tentang empat pilar ini sejak dini,” katanya.
Dia mengatakan, nilai-nilai Empat Pilar MPR RI perlu dikenalkan secara berkelanjutan kepada peserta didik, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Syafiuddin menilai guru tidak hanya berperan sebagai tenaga pengajar, tetapi juga dapat menjadi mitra dalam memperkuat pemahaman kebangsaan di kalangan generasi muda.
“Saya sasar kepada pendidiknya, bukan kepada anak didiknya. Saya berkeyakinan pendidik ini penting menjadi salah satu mitra sinergitas anggota MPR RI dalam menyosialisasikan empat pilar,” katanya.
Syafiuddin menambahkan, keterlibatan PGRI diharapkan membuat materi sosialisasi tidak berhenti di forum kegiatan. Pemahaman yang diperoleh para guru nantinya dapat diteruskan kepada siswa dalam proses pendidikan sehari-hari.
Sebagai anggota MPR RI dari daerah pemilihan Madura, Syafiuddin juga menyebut pentingnya memperhatikan kearifan lokal dalam menjalankan berbagai kegiatan di wilayah tersebut.
Ia mengatakan, kegiatan dan agenda kedewanan di Madura perlu tetap memperhatikan karakter serta nilai-nilai yang berkembang di masing-masing daerah. “Menjaga kearifan lokal,” ujarnya.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sendiri menjadi bagian dari agenda penguatan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. [Rusdi]
Leave a Reply