Inovasi Layanan Pajak di Bangkalan, ATM Samsat QRIS Mulai Hadir di Tingkat Kecamatan
Bupati Lukman Hakim serahkan mesin ATM Samsat QRIS kepada Kecamatan Geger dan Kecamatan Konang didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (foto: humas/PM)
BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus melakukan inovasi untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Salah satunya dengan menghadirkan mesin ATM Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) berbasis QRIS di tingkat kecamatan untuk memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim secara langsung menyerahkan mesin ATM Samsat QRIS kepada Kecamatan Geger dan Kecamatan Konang.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tahunan maupun perpanjangan STNK tanpa harus datang ke kantor SAMSAT di Kota Bangkalan.
Menurut Lukman Hakim, selama ini masyarakat di wilayah desa dan kecamatan harus menempuh perjalanan cukup jauh ke Kota Bangkalan untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan.
Dengan adanya layanan di tingkat kecamatan, proses pembayaran kini bisa dilakukan lebih mudah dan cepat.
“Selama ini masyarakat dari desa dan kecamatan harus melakukan pembayaran pajak ke Samsat yang ada di Kota Bangkalan. Dengan adanya mesin ATM Samsat QRIS ini, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Bangkalan, cukup melakukan pembayaran di tingkat kecamatan,” ujarnya, Senin (16/03/2026).
Ia menjelaskan, saat ini terdapat empat unit mesin ATM Samsat QRIS yang sudah disiapkan pemerintah daerah.
Satu unit ditempatkan di Kantor Bapenda Bangkalan, satu unit digunakan sebagai layanan mobile yang berkeliling ke desa-desa bersamaan dengan program pembayaran PBB keliling, serta dua unit lainnya dioperasikan di Kecamatan Geger dan Kecamatan Konang.
Lukman menegaskan, inovasi layanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kemudahan akses pelayanan publik bagi masyarakat.
“Pada intinya kami ingin lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, memudahkan akses layanan, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak,” pungkasnya. [Rusdi]