Lira Desak Sekda Bangkalan Mundur: Gak Becus, Kerjanya Tidur
Puluhan aktivis demo didepan kantor Pemkab Bangkalan (foto: istimewa)
BANGKALAN – Puluhan aktivis yang tergabung dalam LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Bangkalan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Kamis (23/04/2026).
Aksi ini menjadi bentuk protes keras terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai tidak menunjukkan progres signifikan.
Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan strategis. Mereka mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang dianggap tidak mampu bekerja optimal, termasuk Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang disebut stagnan dalam menjalankan fungsinya.
“Terutama kinerja Sekda Bangkalan yang tidak becus melaksanakan tugasnya. Masak Bupati sedang menyampaikan LKPJ, Sekda tidur. Kami minta Sekda Bangkalan mundur dari jabatannya,” tegas orator aksi, Mahmudi Ibnu Hotib.
Tak hanya itu, LIRA juga menyoroti lemahnya kinerja perangkat daerah yang dinilai menjadi penghambat bagi bupati dan wakil bupati dalam menjalankan program pembangunan.
Bahkan, mereka menuding Pemkab Bangkalan hanya melakukan “copy-paste” program dari tahun ke tahun tanpa inovasi nyata.
“Harus dievaluasi. Kepala daerah tidak akan bisa maksimal jika bawahannya tidak bekerja dengan serius,” imbuhnya.
Isu Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi sorotan. Massa menilai pemerintah terlalu bergantung pada sektor pajak restoran, tanpa menggali potensi lain.
Mereka mendorong optimalisasi aset dan lahan milik pemkab Bangkalan sebagai sumber baru peningkatan PAD.
Selain itu, LIRA menuntut peningkatan pemberdayaan masyarakat serta pembenahan tata kelola pendidikan yang diduga sarat kepentingan.
Mereka juga menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, mengingat kondisi ekonomi Bangkalan yang masih tergolong rendah.
“Kesejahteraan rakyat harus diutamakan, bukan justru pejabat yang dimanjakan,” pungkasnya.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan relatif tertib. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemkab Bangkalan terkait tuntutan yang disampaikan para demonstran. [Rusdi]